24 Agustus 2016 - 02:42
Pria Muslim Asal Cina Naik Haji dengan Bersepeda

Sampai saat ini semangat serupa masih tetap ada. Ditengah perkembangan tekhnologi transportasi yang semakin canggih, seorang pria di China malah berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dengan mengendarai sepeda.

Menurut Kantor Berita ABNA, menunaikan ibadah haji ke Mekah adalah cita-cita setiap muslim di dunia. Sejak dulu kisah mengenai calon jamaah haji yang berjalan kaki atau menunggangi unta menempuh jarak ribuan kilometer demi menunaikan ibadah haji telah kita dengar. Sampai saat ini semangat serupa masih tetap ada. Ditengah perkembangan tekhnologi transportasi yang semakin canggih, seorang pria di China malah berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dengan mengendarai sepeda. 

Pria asal China tersebut diketahui bernama Mohammad. Ia bertekad untuk menunaikan ibadah haji dengan berangkat menggunakan sepeda dari kampung halamannya di Provinsi Xinjiang, China, yang memakan waktu selama dua bulan. Total jarak yang telah ditempuhnya untuk sampai ke Mekah, 8.150 km. 

Media Uni Arab Emirat Gulf News melaporkan, pria bernama Mohammad itu disambut oleh sejumlah anggota klub sepeda di Taif, Arab Saudi. Dari Taif, mereka mengantar Mohammad menuju Mekah.

Belum diketahui motif Mohammad naik haji dengan bersepeda. Pemerintah China sendiri menyediakan 37 penerbangan ke Arab Saudi, khusus mengangkut jamaah Haji. Berdasarkan data dari Kementerian Agama Arab Saudi, 14,5 ribu warga China melaksanakan ibadah haji tahun ini. 11 ribu di antara mereka sudah memasuki Mekah.

Sebelumnya, pada 2007, pria 63 tahun asal Chechnya bersepeda sejauh 12 ribu kilometer demi mengikuti keinginannya untuk berhaji. Dia melakukannya karena sudah berjanji dengan almarhumah ibunya bahwa dia akan ke Mekah walaupun harus bersepeda. Pada tahun 2012 dua pemuda muslim Afrika Selatan juga melakukan hal yang sama. Nathim Caimcross, 28 dan Imtiyaz Ahmad Harun, 25, menggenjot sepeda dari Cape Town ke Arab Saudi. 

Caimcross dan Harun berangkat dari Afrika Selatan pada tanggal 7 Februari. Mereka bersepeda menyusuri negara-negara Afrika, seperti Bostwana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Tanzania, Kenya, Turki, Suriah dan Yordania untuk mencapai perbatasan Arab Saudi. 

Secara keseluruhan Caimcross dan Harun melakukan perjalanan selama hampir 9 bulan, melewati 9 negara, dan selama perjalanan mereka tidak mengalami persoalan serius. Caimcross dan Harun adalah mahasiswa jurusan syariah Islam. Caimcross punya keahlian di bidang perencanaan kota karena ia pernah ikut pelatihan dan sekarang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi. Sedangkan Harun pernah kuliah di jurusan ekonomi.