Menurut Kantor Berita ABNA, murid-murid Sekolah Dasar Mufid kota Tehran didampingi guru-gurunya mengunjungi kediaman Ayatullah al Uzhma Musawi Ardibili pada selasa (16/8) di kota Qom Republik Islam Iran.
Dalam pertemuan tersebut, kepala sekolah SD Mufid memulai pembicaraan dengan melaporkan kemajuan-kemajuan pendidikan dan berbagai prestasi yang dicapai sekolah yang dipimpinnya.
Ayatullah al Uzhma Musawi Ardibili dalam pesannya yang disampaikan dihadapan murid-murid SD Mufid beserta guru dan sejumlah orangtua murid mengatakan anak dan murid adalah amanah dari Allah Swt. Ia berkata, “Sejak anak-anak dilahirkan sampai ia mencapai kedewasaan, pertumbuhan jiwa, mental dan perkembangan kesehatan fisiknya berada dalam tanggung jawab dan perhatian orangtua. Orangtua juga harus memikirkan masa depan anaknya, termasuk dalam hal ketaatan dalam menjalankan aturan-aturan agama, tidak hanya dalam masalah yang bersifat duniawi. Akhlak dan ibadah anak harus mendapat perhatian penuh.”
“Orangtua dan para guru harus bersungguh-sungguh dalam melakukan pembinaan, pendidikan dan pengajaran pada anak-anak didiknya dengan cara-cara yang terbaik, sehingga lahir dan tumbuh generasi-generasi yang unggul yang tidak hanya memikirkan kepentingan dirinya namun juga kepentingan orang banyak.” Lanjutnya.
“Mendidik generasi yang sedang bertumbuh adalah kewajiban agama yang mendapat ganjaran pahala dan kebaikan yang sangat besar. Dalam doktrin agama, menghidupi satu orang sama dengan menghidupi semua manusia seluruhnya. Maksudnya, mengajari seseorang untuk bisa menjalani kehidupannya dengan baik, sama dengan mengajarkan hal tersebut pada semua orang.” Tambah ulama marja taklid tersebut.
Ayatullah al Uzhma Musati Ardibili menegaskan, “Barang siapa yang mendidik satu anak menjadi manusia yang berguna maka sama halnya dia mendidik satu dunia. Saya berharap dan yakin, para guru dan orangtua akan menjalankan program-program pendidikan dan pengajaran dengan sebaik-baiknya sehingga target-target yang telah ditentukan bersama bisa tercapai.”
Diakhir pertemuan, ulama kharismatik Iran memimpin doa bersama.