Menurut Kantor Berita ABNA, di malam peringatan wiladah Imam Ridha As sabtu (13/8) sutradara kawakan Iran Majid Majidi terpilih untuk menjadi khadim (pelayan) pada acara peringatan wiladah Imam Ridha As tahun ini.
Sutradara yang terkenal melalui sejumlah filmnya yang mendapat berbagai penghargaan baik dalam maupun luar negeri tersebut menjadi salah satu dari sembilan orang yang terpilih. Dalam acara tersebut juga diumumkan 8 orang dari luar negeri yang mendapat kehormatan untuk menjadi khadim di Haram Imam Ali As, diantaranya dari Indonesia adalah Miftah Fauzi Rahmat, putra KH. DR. Jalaluddin Rahmat (pendiri IJABI).
Khadim lainnya dari Iran yang terpilih selain Majid Majidi adalah, Ayatullah A’rafi, Hujjatul Islam wa Muslimin Jawad Muhaditsi, Sayid Dhia Hasyimi, Hamid Reza Syahriyari, Jawad Na’imi, Ghulam Reza Shan’atghar, Sayid Jalal Derakhsyeh dan Musthafa Bahar Lawai.
Menteri Kebudayaan dan Dakwah Islam Iran yang turut hadir dalam acara tersebut dalam sambutannya mengatakan, “Meskipun secara khusus acara-acara seperti ini memperkenalkan Imam Ridha As namun pada hakikatnya adalah untuk memperkenalkan ke empat belas manusia maksum.”
Ali Jannati lebih lanjut mengatakan, “Pemerintah khususnya kementerian Kebudayaan dan Dakwah Islam sangat memberikan perhatian khusus pada acara-acara yang memperkenalkan khazanah Ahlul Bait kepada umum, khususnya acara peringatan wiladah Imam Ridha ini, pemerintah memberikan perhatian yang lebih khusus.”
Disebutkan, wiladah Imam Ridha As pada tahun ini jatuh pada hari ahad (14/8) dan disambut suka cita dan penuh kegembiraan oleh seluruh umat Islam Syiah diseluruh dunia.