Menurut Kantor Berita ABNA, Sayid Khalil Manbati, kepala dinas urusan tempat-tempat suci Provinsi Rezawi Republik Islam Iran mengenai agenda Haram Imam Ridha As selama bulan suci Ramadhan mengatakan, “Kami senantiasa berusaha memberikan pelayanan semaksimal dan senyaman mungkin kepada para peziarah Imam Ridha As yang berdatangan pulang pergi dari berbagai negara. Termasuk dalam hal penyediaan sajian buka puasa, selama bulan Ramadhan ini.”
Beliau lebih lanjut menambahkan, “Pelayanan kami kami tingkatkan dari tahun ketahun untuk selalu menjadi lebih baik. Terlebih lagi, dalam beberapa tahun terakhir ini, kami melakukan studi banding dan belajar mengenai pengelolaan tempat-tempat suci yang menjadi kunjungan ziarah dari beberapa tempat suci yang jauh lebih berpengalaman pengelolaannya, seperti Karbala, Najaf, Kadzimain dan Samara. Dan hasilnya sangat memberi manfaat yang besar bagi pengembangan dan peningkatan pelayanan kepada para peziarah.”
“Untuk memberikan pelayanan yang maksimal sebagaimana target kami, kami telah menyediakan 30 ribu staff yang bekerja silih berganti selama 24 jam full untuk memberikan pelayanan kepada para peziarah.” tambahnya.
“Selama bulan Ramadhan sebagaimana pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami menyediakan sampai 360 ribu porsi makanan sajian berbuka puasa kepada peziarah Haram Imam Ridha As. Perharinya kami menyajikan 12 ribu porsi makanan berbuka puasa, dan menurut catatan, ini adalah acara berbuka puasa bersama yang diikuti oleh paling banyak orang di dunia.” jelasnya lagi.
Berikut diantara foto-foto aktivitas penyajian sajian buka puasa di Haram Imam Ridha, dijantung kota Masyhad ibu kota provinsi Rezawi Republik Islam Iran.
