Salah satu simbol terbaru kehadiran kelompok sayap kanan ekstrem di Eropa dengan dimulainya protes massal di beberapa kota di Inggris setelah seorang remaja menyerang sebuah kelas dansa dengan pisau dan membunuh tiga gadis.
Serangan kaum nasionalis radikal Inggris terhadap para pencari suaka dengan tuduhan yang tidak terbukti telah membahayakan nyawa ratusan ribu imigran.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer menggambarkan situasi ini sebagai "kekerasan dan hooliganisme sayap kanan ekstrem" dan akibat dari perilaku "minoritas kecil dan tidak punya otak", serta berjanji akan mengatasi kerusuhan tersebut.
342/