Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, penerbit buku Lembaga Internasional Ahlulbait as turut serta pada Pameran Buku Internasional Teheran edisi ke-35, dengan menghadirkan 150 judul baru dalam berbagai bahasa.
Koleksi 33 jilid karya Konferensi Internasional Hazrat Abu Thalib merupakan salah satu publikasi terpenting Lembaga Internasional Ahlulbait as pada periode pameran ini.
Pameran Buku Internasional ke-35 Teheran secara resmi dibuka pada rabu (8/5) di Mushallah Imam Khomeini Teheran. Upacara pembukaan diadakan dengan dihadiri Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran Mohammad-Mahdi Esmaili, dan para pejabat yang terlibat dalam acara tersebut.
Memberikan sambutan singkat di awal acara, Wakil Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam sekaligus Ketua Pameran Buku Teheran edisi ke-35 Yaser Ahmadvand mengatakan, 2.700 penerbit, 100 di antaranya penerbit asing, turut serta dalam acara tersebut.
Ahmadvand juga mengatakan, acara yang berlangsung di area seluas 150.000 meter persegi ini merupakan rekor unik di dunia. Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Mohammad-Mahdi Esmaili sebagai pembicara berikutnya menyoroti penekanan pemerintah pada promosi budaya membaca buku dan mencatat bahwa lebih dari 120.000 lisensi buku telah diterbitkan.
Perkembangan perpustakaan umum di seluruh negeri dan pertumbuhan jumlah pembaca setiap tahunnya merupakan beberapa poin yang disebutkan oleh menteri. Ia juga berbicara tentang produksi kertas untuk penerbitan buku dan pertumbuhan dalam hal ini, peningkatan dari 5 ton menjadi 130.000 sehingga tidak diperlukan lagi kayu berkat teknologi perusahaan berbasis pengetahuan Iran.
Isu Palestina dan Gaza rencananya akan mendapat tempat khusus dalam pameran buku internasional dan berbagai program akan digelar dengan kehadiran tokoh akademisi dan budayawan dalam memperingati perlawanan dan pengorbanan rakyat Gaza.
Menghormati penerbit, penulis, dan penerjemah karya-karya yang berkaitan dengan Palestina juga merupakan bagian lain dari program ini. Lebih dari 350 program termasuk lokakarya teknis, panel, upacara pembukaan, bercerita, lingkaran sastra, kritik film, dll. dijadwalkan akan diadakan untuk pengunjung pameran buku.
Tahun ini, Pameran Buku Teheran menjadi tuan rumah bagi lebih dari 3.000 penerbit dan penjual buku untuk mempresentasikan buku mereka kepada para pembaca buku baik dalam bentuk fisik maupun virtual, dengan slogan “Ayo Membaca dan Membangun.”