Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, halaman Al-Qur’an berlumuran darah para korban, inilah yang tersisa dari pemboman Israel di Deir al-Balah di Jalur Gaza. Kantor berita Palestina Wafa menerbitkan gambar yang menunjukkan orang-orang membersihkan puing-puing masjid yang baru-baru ini dihancurkan dalam serangan Israel di Deir al-Balah.
Rekaman itu juga menunjukkan tumpukan selebaran keagamaan, buku doa, dan sobekan Alquran yang berlumuran darah. Pada hari Minggu, rezim Zionis menyerang dua rumah dan sebuah masjid di pusat Jalur Gaza, menewaskan 29 orang dan melukai sedikitnya 60 lainnya.
Serangan udara terpisah di kota Rafah, di ujung selatan Jalur Gaza, mengakibatkan dua orang anak tewas. Menurut statistik terbaru yang diumumkan Kementerian Kesehatan Gaza, perang di Gaza telah memakan korban jiwa sekitar 27.365 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 66.630 orang, dan lebih dari 8.000 orang masih berada di bawah reruntuhan.
Lebih dari separuh penduduk Jalur Gaza mengungsi ke kota Rafah di bagian selatan, dimana ratusan ribu dari mereka tinggal di tenda-tenda darurat atau di tempat terbuka. Kota Deir al-Balah di tengah Jalur Gaza juga dibombardir Israel dalam beberapa pekan terakhir.