Mengutip seorang pengamat militer, Fayez Al Duwairi, TV Al Jazeera, Selasa (5/12/2023) melaporkan bahwa Israel, sampai saat ini mengalami kekalahan di arena intelijen militer. "Saat ini lima negara di level intelijen terlibat di dua pusat komando operasi Israel, salah satunya pusat komando di Tel Aviv, dan satunya lagi di dekat Jalur Gaza. Kelima negara itu adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia," ungkap Al Duwairi. Sebelumnya Presiden Rezim Zionis, mengatakan perang di Gaza, bukan hanya perang Israel, melawan Hamas semata, tapi perang untuk menyelamatkan peradaban Barat. Rezim Zionis, setelah jeda kemanusiaan satu minggu yang berakhir pada hari Jumat lalu, memulai kembali serangan brutal terhadap Gaza, dan membombardir selatan Jalur Gaza. Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, mengumumkan, warga Palestina, yang gugur akibat serangan brutal Israel, ke Gaza, mencapai 16.000 orang. Wakil Badan Kesehatan Dunia, WHO, menyoroti banyaknya jumlah korban jiwa yang jatuh dari warga sipil Palestina, di Gaza, akibat serangan luas militer Israel, dan mengatakan perang ini membutuhkan gencatan senjata permanen.
342/