Pasca perang 44 hari antara
Armenia dan Republik Azerbaijan di kawasan Nagorno-Karabakh pada tahun
2020, kedua negara menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan
mediasi Rusia. Setelah itu, sebagian wilayah tersebut diserahkan kepada
Republik Azerbaijan.
Meskipun perjanjian gencatan senjata telah ditandatangani, tapi ketegangan terus berlanjut, dan kedua pihak berulang kali saling menuduh melanggar gencatan senjata.
Menurut laporan yang dipublikasikan di media dan jejaring sosial di kawasan, pasukan Republik Azerbaijan telah memindahkan tank dan unit artileri mulai tanggal 5 September.
Menanggapi dinamuika kawasan, Brigadir Jenderal Mohammadreza Ashtiani, Menteri Pertahanan Iran di sela-sela pertemuan kabinet pemerintah hari Rabu (13/9/2023) kepada wartawan mengatakan, "Berdasarkan pertemuan terbaru yang diadakan di Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran, posisi Republik Islam jelas dan tidak menerima perubahan geopolitik di kawasan,".
Menteri Pertahanan Iran menanggapi perkembangan di kawasan Kaukasus, dengan menegaskan bahwa penyelidikan terhadap proses yang saat ini terjadi menunjukkan tidak ada hal istimewa yang akan terjadi.
342/