Pertemuan itu berlangsung di Huseiniyah Imam Khomeini ra di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran pada hari Senin, (11/9/2023).
"Dunia berada di ambang transformasi dan jalur utama transformasi mencakup beberapa isu, termasuk melemahnya kekuatan arogan dunia. Kekuatan arogan Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa telah melemah dan akan semakin melemah," kata Rahbar.
Ayatullah Khamenei mengungkapkan bahwa di Amerika, sebuah kelompok yang disebut “Crisis Group” telah dibentuk, dan misi kelompok ini untuk menciptakan krisis di negara-negara dunia, termasuk Iran.
"Tugas kelompok krisis adalah mengidentifikasi titik-titik di mana terdapat kemungkinan terjadinya krisis dan memprovokasi titik-titik tersebut," jelasnya.
Menurut Rahbar, para anggota kelompok krisis di Amerika mempelajari bahwa ada beberapa titik krisis di Iran yang harus diprovokasi. Isu pertama mengenai perbedaan etnis, yang kedua adalah perbedaan agama, dan yang ketiga mengenai masalah gender, dan perempuan.
"Mereka menggunakan isu-isu tersebut untuk menyerang Iran, tetapi tidak akan berhasil," pungkasnya. (RA)
342/