Menurut Kantor Berita ABNA, Majelis Pecinta Ahlulbait as mengeluarkan pernyataan menyusul insiden terorisme di makam Sayid Syah Cheragh di kota Shiraz Iran.
Teks pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Atas nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (Surat Al-Ma’idah Ayat 33)
Tindakan brutal dan keji kelompok teroris internasional di Makam Sayid Ahmad bin Musa as atau populer dengan sebutan Syah Cheragh di kota Shiraz Iran menunjukkan bahwa terorisme tidak mengenal batas dan dimanapun mereka sangat berbahaya di dunia, mereka meneror, membunuh, membantai dan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah.
Majelis Pecinta Ahlulbait as mengecam keras dan mengutuk tindakan terorisme yang tidak manusiawi ini, yang mengakibatkan korban jiwa dan melukai sejumlah peziarah dan jamaah tempat suci itu. Kami juga mengutuk kejadian tragis ini dan mengucapkan ucapan belasungkawa kepada Imam Zaman as, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dan bangsa muslim Iran serta keluarga para syahid dan korban luka-luka. Kami berharap dan berdoa kepada Allah Swt agar para syuhada masuk surga dan untuk yang terluka dalam insiden berdarah itu, segera dikaruniai kesembuhan dan kesehatan penuh.
Majelis Pecinta Ahlulbait as Afghanistan
Disebutkan satu korban jiwa dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan teroris di Haram Syah Cheragh Shiraz pada Minggu malam (13/8) yang dilakukan oleh seorang teroris yang berafiliasi dengan kelompok ISIS.