Juru Bicara Militer Rezim Zionis hari Selasa (8/8/2023) mengumumkan hukuman terhadap seorang tentara Israel, karena mencuri ribuan selongsong peluru dari pangkalan militer, dan menjualnya.
Juru Bicara Rezim Zionis menambahkan bahwa tentara lain telah dihukum karena memberikan informasi tentang pangkalan militer rezim Zionis di Dataran Tinggi Golan Suriah kepada warga sipil Zionis.
Ini bukan pertama kalinya amunisi pangkalan militer rezim Zionis dicuri, karena juru bicara rezim Zionis telah mengumumkan pencurian senjata dan 26.000 peluru dari salah satu gudang militer di selatan wilayah pendudukan.
Sebelumnya, media berbahasa Ibrani pernah melaporkan aksi pencurian 30.000 senjata di dekat kota Beer Sheva.
Pada saat yang sama, surat kabar berbahasa Ibrani, Israel Hayom mengungkapkan bahwa tentara Zionis sedang menghadapi krisis baru. Para prajurit rezim Zionis menderita kekurangan peralatan militer, terutama rompi antipeluru.
Beberapa pekan yang lalu, saluran Kan melaporkan bahwa beberapa senjata tentara Israel dicuri selama latihan militer di dekat pangkalan Tzeilim.(PH)
342/