Muhammad Al Hindi, Selasa (25/7/2023) malam menegaskan kondisi perlawanan di Tepi Barat dan Gaza saat ini sudah jauh berbeda dengan sebelumnya, dan Brigade Al Quds, telah membuktikan mereka mampu memukul mundur Rezim Zionis.
Dalam wawancara dengan TV Al Mayadeen, Muhammad Al Hindi menjelaskan, "Benjamin Netanyahu bermaksud menggambarkan sebuah kemenangan yang di dalamnya terdapat kekuatan pencegahan, tapi gagal, dan ia tak mampu meraih capaian apa pun."
Ia menambahkan, "Rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat memproduksi senjata. Di sisi lain, perang melawan Israel jangka panjang, dan kami tahu mengakhiri pendudukan di Tepi Barat memakan biaya besar, tapi kami punya keyakinan bahwa kemenangan adalah milik kami."
Muhammad Al Hindi, juga menyinggung fenomena migrasi terbalik keluar dari Rezim Zionis yang menurutnya di masa depan akan mengalami peningkatan.
"Perubahan di level regional terutama kesepakatan damai Iran dan Arab Saudi, menguntungkan rakyat Palestina. Berbagai periode pertempuran di Gaza dan Tepi Barat, adalah pendahuluan sebuah perang besar yang seluruh arena pertempuran akan menjadi satu," tandasnya.
342/