Pasukan rezim Zionis Isreal setiap hari menyerang berbagai wilayah Palestina untuk mencapai tujuan penjajahannya. Mereka menahan, melukai, dan menangkap warga Palestina, dan bahkan membunuhnya.
Menanggapi kejahatan tersebut, warga Palestina bangkit dan melakukan perlawanan dengan melakukan operasi-operasi anti-Zionis.
Menurut Mehr News, Selasa(18/6/2023), pusat data Palestina Maati mengumumkan bahwa operasi anti-Zionis meliputi dua penembakan, pembakaran menara pengawas Israel, perlawanan terhadap serangan pemukim Zionis dan 12 bentrokan dengan tentara Israel.
Seorang tentara Israel dan lima pemukim Zionis dilaporkan terluka dalam operasi-operasi tersebut. (RA)
342/