11 Januari 2023 - 11:51
Lembaga Internasional Ahlulbait as di Suriah Kecam Penghinaan Majalah Prancis

Lembaga Internasional Ahlulbait as di Suriah mengeluarkan pernyataan tertulis yang mengutuk penghinaan dan pelecehan terhadap ulama marja taklid dan pemimpin politik dunia Islam Ayatullah Imam Ali Khamanei oleh majalah Prancis "Charlie Hebdo".

Menurut Kantor Berita ABNA, Lembaga Internasional Ahlulbait as di Suriah mengeluarkan pernyataan tertulis yang mengutuk penghinaan dan pelecehan terhadap ulama marja taklid dan pemimpin politik dunia Islam Ayatullah Imam Ali Khamanei oleh majalah Prancis "Charlie Hebdo".

Pernyataan Lembaga Internasional Ahlulbait as di Suriah menyebutkan, “Sekali lagi, arogansi Barat kembali pada kebodohan dan kejahilannyanya, dan dengan dalih kebebasan berpendapat dan berekspresi serta kemandirian pers, melakukan perbuatan jahat dengan mengolok-olok agama dan menghina simbol-simbol dan nilai-nilai agama.” 

Dalam lanjutan pernyataan tersebut mengatakan, “Setelah Barat memulai kampanyenya dengan menghina kemuliaan Nabi Muhammad saw hari ini kita melihat bahwa Charlie Hebdo menerbitkan kembali karikatur yang bermaksud melecehkan tokoh  dunia Islam saat ini yang menunjukkan keputus asaan mereka. Tokoh yang dilecehkan adalah pemimpin dunia Islam yang berkali-kali menggagalkan upaya Barat dalam menodai citra Islam.”

“Sambil mengutuk ketololan yang memalukan ini, kami menyerukan solidaritas dan dukungan kepada pemimpin politik terkemuka Imam Ali Khamenei, para ulama marja taklid dan Republik Islam Iran serta mengajak para pecinta kemerdekaan dan kebebasan di seluruh dunia untuk mengutuk kejahatan terencana ini.” Tambah pernyataan tersebut. 

Disebutkan Majalah satir "Charlie Hebdo", yang sebelumnya mencoba mengkampanyekan proyek Islamofobia dengan menghina kepribadian suci Nabi Muhammad saw, kini telah memasukkan proyek Iranofobia ke dalam agenda dengan menghina Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei. Suatu tindakan atas nama kebebasan berbicara, yang sebenarnya merupakan fungsi lobi politik dan tujuan ideologis.