9 Desember 2022 - 11:06
Al Houthi: Yaman Tak Seperti Saudi dan UEA yang Patuh Diperintah AS

Sekjen Ansarullah Yaman mengatakan, masalah kubu agresor terhadap Yaman adalah karena negara ini tidak mau tunduk pada mereka, dan menolak memusuhi Hizbullah, serta negara-negara seperti Irak dan Iran, juga menolak normalisasi dengan Rezim Zionis.

Abdul Malik Al Houthi, Rabu (7/12/2022) menuturkan, "Masalah Koalisi Arab Saudi dengan kami adalah karena mereka meminta kami menormalisasi hubungan dengan Israel, dan tanpa alasan mendesak kami memusuhi rakyat Palestina, orang-orang bebas serta Republik Islam Iran."

Ia menambahkan, "Iran tidak berperang dengan kami, dan tidak menyerang kami, sebalilknya Iran punya keunggulan dibandingkan negara lain dalam hal solidaritas terhadap bangsa Yaman. Mereka ingin kami memusuhi Hizbullah yang telah mengambil sikap paling mulia terhadap kami. Koalisi Saudi juga ingin kami memusuhi rakyat Irak, meski mereka tidak melakukan apa pun terhadap kami."

Sekjen Ansarullah menegaskan, "Kami tidak seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Al Khalifa di Bahrain yang patuh pada perintah Amerika Serikat. Kami tidak akan memusuhi negara Muslim mana pun karena AS dan Israel."

"Kami memilih opsi independensi dan kebebasan, dan ini adalah bagian dari ajaran agama kami, jika kami bersedia untuk menyerah dan tunduk, maka kami akan kehilangan dunia dan akhirat sekaligus, di sisi lain biaya untuk menyerah sangat mahal," pungkasnya. (HS)

342/