Lloyd Austin, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (3/12/2022) menuturkan, "Cina adalah satu-satunya negara yang memiliki kemauan dan kekuatan yang terus meningkat untuk merekonstruksi kawasan dan dunia agar sesuai dengan preferensi otoriternya." Ia menambahkan, "Beberapa tahun ke depan merupakan momen yang akan menentukan kondisi rivalitas AS dengan Cina, dan Beijing akan membentuk masa depan keamanan di Eropa." "Jadi biar saya jelaskan, kami tidak akan membiarkan hal ini terjadi. AS akan membutuhkan kekuatan militer untuk memastikan nilai-nilai AS, bukan Cina, yang menentukan norma global di Abad ke-21," tegas Austin. Pada saat yang sama, Menhan AS mengabarkan upaya negaranya membantu Kanada untuk meraih infrastruktur nuklir dalam waktu sesegera mungkin. Menhan AS menekankan bahwa pihaknya sedang berusaha supaya anggaran untuk Pentagon, setara dengan tingkat "ancaman Cina". (HS)
342/