Vladimir Putin, Kamis (27/10/2022) mengatakan, "Terimalah belasungkawa tulus saya atas dampak tragis serangan teror di Shiraz." Presiden Rusia mengaku sulit membayangkan kejahatan yang lebih sadis dari pembunuhan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, di dalam tempat suci keagamaan. Putin menjelaskan bahwa terorisme tidak hanya melanggar hukum, tapi juga melanggar norma-norma moralitas umat manusia. Presiden Rusia juga menyampaikan simpati dan dukungannya terhadap keluarga korban teror Shiraz, dan berharap mereka cepat pulih kembali. (HS)
342/