Menlu Republik Islam Iran, Hossein Amir Abdollahian, Selasa (20/9/2022) menanggapi statemen para pejabat AS terkait meninggalnya Mahsa Amini di akun Twitternya.
Ia menulis, "Hak asasi manusia bagi Iran memiliki nilai substansial, berbeda dengan mereka yang menganggapnya sebagai alat untuk melawan rival-rivalnya."
Menteri Luar Negeri Iran menambahkan, "Sebaliknya Amerika Serikat harus menghentikan terorisme ekonominya daripada meneteskan air mata buaya."
Sebelumnya Juru bicara Kemenlu Iran, Nasser Kanaani mengatakan, "Segala bentuk statemen intervensi pejabat AS dalam urusan internal Iran, kami anggap tertolak. Pemerintah AS jika mengkhawatirkan rakyat Iran, maka seharusnya cabut blokade menindas, sepihak, dan melanggar hukum yang telah diterapkan selama beberapa dekade terhadap rakyat Iran, dan kebijakan-kebijakan menindas terhadap bangsa ini." (HS)342/