12 September 2022 - 02:45
Peziarah Membludak, Pemkot Karbala Liburkan Karbala secara Lokal

Menyikapi telah masuknya jutaan peziarah ke Irak dan secara khusus ke kota Karbala, Gubernur Provinsi Karbala menyatakan kota Karbala diliburkan dimulai dari Minggu (11/9) sampai Kamis (22/9) untuk warga lokal fokus memberikan pelayanan total kepada para peziarah.

Menurut Kantor Berita ABNA, menyikapi telah masuknya jutaan peziarah ke Irak dan secara khusus ke kota Karbala, Gubernur Provinsi Karbala menyatakan kota Karbala diliburkan dimulai dari Minggu (11/9) sampai Kamis  (22/9) untuk warga lokal fokus memberikan pelayanan total kepada  para peziarah.

Dilansir dari kantor media lokal, Nasif al-Khattabi, gubernur Karbala, mengeluarkan pernyataan dan mengumumkan, ”Untuk menerapkan rencana keamanan dan layanan dan membuka pintu bagi orang-orang di tanah suci Karbala untuk menampung jutaan peziarah ke Imam Husain as hari libur lokal telah diputuskan selama hampir dua pekan selama momen ziarah Arbain tahun ini.

Pernyataan itu melanjutkan, ”Liburan ini dimulai pada hari Minggu, 11 September dan akan berlanjut sampai Kamis 25 September,  kecuali untuk pegawai Kegubernuran Karbala dan semua lembaga keamanan dan layanan publik."

Disebutkan tahun ini, Hari Arbain jatuh pada Sabtu (17/9) dan saat ini jutaan peziarah domestik dan asing telah berangkat menuju Karbala. Hari Arbain adalah salah satu hari peringatan dalam Islam untuk memperingati 40 hari syahidnya Imam Husain as di Karbala. Peringatan Arbain diwarnai dengan tradisi berjalan kaki dari Najaf ke Karbala untuk menziarahi makam Imam Husain as. Warga Irak sendiri mentradisikan berjalan kaki mulai dari kampung halaman mereka meski dengan jarak ratusan kilometer untuk mencapai kota Karbala.