Beberapa hari yang lalu, selama pelaksanaan misi membangun keamanan dan keselamatan pelayaran di Laut Merah dan memerangi pembajakan dan terorisme maritim, kapal perusak Jamaran Angkatan Laut Republik Islam Iran mengambil tindakan terhadap beberapa kapal pengumpul data kecil yang ditinggalkan di pelayaran internasional.
Nasser Kanani Chafi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran kepada wartawan Iran Press hari Senin (5/9/2022) menanggapi pertanyaan mengenai klaim Amerika bahwa kamera kapal-kapal tersebut dicuri, dengan mengatakan bahwa Iran hadir di perairan internasional, dan kapal-kapalnya Iran melakukan perjalanan dalam rute transit.
"Tidak ada negara yang berhak mengancam rute pelayaran internasional," ujar Kanani Chafi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengklarifikasi bahwa kapal pengintai militer AS melakukan tindakan provokatif terhadap kapal Iran. Oleh karena itu, Iran mengambil tindakan segera terhadap kapal-kapal tersebut dan kemudian melepaskannya di zona aman.(PH)
342/