Menurut Kantor Berita ABNA, Pemerintah Pakistan mengumumkan, ledakan bom bunuh diri yang terjadi saat shalat Jumat dilaksanakan oleh warga Syiah di Masjid Peshawar, menyebabkan sedikitnya 50 orang gugur, dan 80 lainnya terluka. Kemungkinan jumlah korban jiwa dapat bertambah.
Pada Jumat (4/3), Kepala Kepolisian Peshawar Pakistan mengonfirmasi ledakan bom tersebut dan mengatakan, seorang polisi tewas dalam ledakan ini, dan petugas kesehatan di Peshawar mengumumkan 30 jenazah ditemukan dalam insiden ini.
Menurut keterangan Kepala Kepolisian Peshawar, dua orang yang sempat menyerang polisi setempat, meledakan diri di masjid warga Syiah saat shalat Jumat berlangsung.
Saksi mata mengatakan, ledakan hebat itu terjadi saat shalat Jumat tengah dilaksanakan, tepat di sebelah mihrab. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengecam ledakan bom ini, dan langsung memerintahkan penanganan terhadap para korban.
Atas aksi biadab tersebut, Ayatullah al-Uzhma Makarim Shirazi salah satu marja taklid Syiah Iran, mengeluarkan pernyataan mengutuk insiden ledakan oleh kelompok teroris di Masjid di Peshawar, Pakistan tersebut.
Berikut teks pernyataan tersebut:
Bismilllahirrahmanirrahim
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun
Sekali lagi, sejumlah besar jamaah yang tidak bersalah menjadi korban kebiadaban dalam serangan teroris di masjid Syiah di Pakistan. Atas insiden ini, hati orang-orang Syiah dan mereka yang mencintai kebebasan dan kemanusiaan menjadi berduka.
Sayangnya, pembantaian berantai yang terjadi di depan mata dunia ini belum dikecam oleh pemerintah dan lembaga internasional, dan tidak ada tindakan serius yang diambil untuk menghentikan rantai kejahatan ini, dan kelanjutan dari proses ini tentu akan memiliki konsekuensi yang mengerikan.
Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban luka-luka dan keluarga korban, semoga Allah Swt. Yang Mahakuasa menerima arwah para syuhada yang suci dan penyembuhan segera dari yang luka-luka.
الله المستعان لي ا العقبة للمتقین
Qom - Nasser Makarem Shirazi
Perlu disebutkan bahwa seorang pembom bunuh diri yang berafiliasi dengan kelompok Takfiri ISIS meledakkan dirinya di antara jamaah di masjid Syiah Peshawar pada hari Jumat, 4 Maret 2022 saat salat Jumat. Dalam serangan teroris ini, setidaknya 50 orang meninggal dunia dan lebih dari 200 orang terluka.