Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Kazem Gharibabadi, Sekretaris Pusat Hak Asasi Manusia Republik Islam Iran di laman Twitternya hari Selasa (11/1/2022) mengatakan, "Hari ini menandai peringatan kesyahidan Mostafa Ahmadi Roshan. Beliau adalah ilmuwan nuklir damai, sekaligus pejuang yang tak kenal lelah,".
"Kejahatan pembunuhan ilmuwan nuklir sebagai contoh pelanggaran hak asasi manusia berat yang tidak akan dibiarkan begitu saja," cuit Kepala Urusan Internasional Kejaksaan Agung Iran ini.
Syahid Mostafa Ahmadi Roshan termasuk salah satu pendiri situs nuklir Natanz.
Ahmadi Roshan dibunuh hingga gugur pada 2011 di sekitar gedung Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Allameh Tabatabai di Tehran.(PH)
342/