Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Zabiullah Mujahid, Sabtu (9/10/2021) mengecam peledakan bom di Masjid Syiah kota Kunduz, saat berlangsungnya salat Jumat.
Ia mengatakan, "Hukuman paling berat akan diterima oleh orang-orang yang berada di balik serangan ini."
Jubir Taliban menambahkan, pengejaran dan penangkapan para pelaku ledakan teror ini akan terus dilakukan dengan serius.
Pada hari Jumat sebuah ledakan bom terjadi di Masjid Syed Abad kota Kunduz, saat salat Jumat tengah berlangsung. Serangan itu menewaskan sekitar 100 orang, dan melukai 150 orang lainnya.
Bom bunuh diri yang didalangi ISIS itu memicu reaksi luas di dalam negeri Afghanistan, kawasan dan dunia internasional. (HS)
342/