Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Jens Stoltenberg kepada Telegraph pada hari Minggu (5/9/2021) mengatakan, "Saya percaya bahwa seluruh komunitas internasional, termasuk Rusia dan China, harus bekerja sama untuk mencegah Afghanistan menjadi tempat bagi kelompok teroris yang beroperasi secara bebas,".
Sekretaris Jenderal NATO mengakui bahwa dominasi Taliban di Afghanistan karena fakta bahwa sekutu NATO memutuskan untuk mengakhiri misi militer mereka di negara itu.
"Kami sedang mendiskusikan masalah pengakuan Taliban dengan sekutu NATO, tetapi itu tergantung pada tindakan pemerintah baru di Afghanistan," ujar Stoltenberg .
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin baru-baru ini menyampaikan harapan bahwa negara-negara Barat akan menyadari bahwa penarikan pasukan bukanlah akhir dari tugasnya, dan mereka harus mengambil langkah-langkah untuk membantu pemulihan secara ekonomi dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan.
Pada hari Jumat, Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan upaya bersama di tingkat internasional mengenai masalah Afghanistan.
Amerika Serikat dan sekutunya menarik diri dari Afghanistan pada saat kampanye tersebut tidak menghasilkan apa-apa selain penyebaran terorisme, perang, kekerasan, ketidakstabilan, dan pembunuhan puluhan ribu orang.(PH)
342/