Menurut Kantor Berita ABNA, "Permusuhan Zionis masih berlanjut. Serangan Israel menyebabkan sejumlah pemuda Perlawanan Irak gugur syahid dan kami berhak untuk membalasnya," kata al-Khazali pada Senin (9/8/2021) malam.
"Ada dokumen dan pengakuan yang menunjukkan bahwa tentara bayaran yang berafiliasi dengan rezim Zionis berusaha membubarkan militer Irak," ujarnya seperti dilaporkan Alahad TV Irak.
Israel, kata al-Khazali, juga telah menghancurkan reaktor nuklir Irak dan bertanggung jawab atas semua hal buruk yang terjadi di negara ini. Orang-orang Zionis telah memasuki Irak melalui organisasi masyarakat sipil dan beberapa perusahaan. Mereka ingin menghancurkan Irak.
"Asaib Ahl al-Haq akan bangkit melawan musuh Zionis, karena rezim itu merupakan musuh terbesar bangsa-bangsa Arab dan Muslim," tegasnya.
Mengacu pada dukungan Iran kepada Irak, al-Khazali mengatakan Iran adalah negara pertama yang mengakui proses politik dan mendukung Irak selama serangan Daesh ketika semua negara bersekongkol. (RM)
342/