Menurut Kantor Berita ABNA, "Ada orang-orang yang membawa senjata untuk melawan Hizbullah, tapi kami tidak terseret ke arah yang diinginkan musuh," kata Nasrallah seperti dilaporkan laman Elnashra, Rabu (4/8/2021).
Orang-orang bersenjata menembaki para pengantar jenazah Ali Shibli, anggota Hizbullah di daerah Khalde, selatan Beirut pada Sabtu lalu. Insiden ini menewaskan empat orang dan melukai 10 lainnya.
Nasrallah menjelaskan bahwa menyeret Hizbullah ke dalam konflik berarti musuh telah memutuskan untuk memulai perang saudara.
"Berdasarkan data, konspirasi musuh telah dimulai sejak mantan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri ditahan di Arab Saudi," tambahnya.
Pada 4 November 2017, Saad Hariri ditangkap di Riyadh dan kemudian mengumumkan pengunduran dirinya di bawah tekanan rezim Saudi. (RM)
342/