Menurut Kantor Berita ABNA, Andrei Slepenov dalam wawancara eksklusif dengan Radio Internasional Rusia hari Senin (26/7/2021) mengatakan, "Pada tahun 2020, terlepas dari tekanan sanksi, kami melihat peningkatan 18 persen dalam perdagangan antara Iran dan Uni Ekonomi Eurasia,".
"Pada 2020, perdagangan Eurasia dengan Uni Eropa akan menyusut 23 persen," ujar Slepenov.
"Masalah penghapusan dolar dalam perdagangan domestik telah dibahas secara aktif di tingkat Uni Eurasia," tegasnya.
Uni Ekonomi Eurasia terdiri dari Rusia, Belarus, Kazakhstan, Kirgistan, dan Armenia.(PH)
342/