Menurut Kantor Berita ABNA, Mubarak Al Najadah dimintai pendapat tentang penegasan Presiden baru Iran Sayid Ebrahim Raisi bahwa negara-negara tetangga Iran merupakan prioritas kebijakan luar negeri pemerintahannya.
Ia menuturkan, "Kita sebagai negara tetangga Iran harus mengamati perubahan yang terjadi seusai pemilu presiden Iran."
Menurut Mubarak, selama 40 tahun usia Revolusi Islam Iran, Barat mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menggulingkan pemerintahan Iran, melemahkan atau menundukkannya. Setelah Barat menggunakan senjata militer, ekonomi dan medianya, kita melihat Iran tetap berdiri dan tumbuh, bahkan sampai berubah menjadi fenomena regional yang sama sekali tidak bisa diabaikan. Intinya kita harus duduk bersama, mengkaji ulang kepentingan negara-negara Arab, dan melihat mana kepentingan yang tidak sejalan dengan Iran.
Ia menambahkan, "AS sekarang bukan AS yang dulu. Saat ini kita menghadapi sebuah atmosfir besar, kita harus menerima dan menyambut baik seruan positif Ebrahim Raisi." (HS)
342/