Menurut Kantor Berita ABNA, Hal itu disampaikan Austin dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Peperangan Israel Benny Gantz di Pentagon, seperti dikutip Klub Jurnalis Muda (YJC) Iran, Jumat (4/6/2021).
"Kami selalu berkomitmen pada superioritas militer Israel di hadapan negara-negara di Asia Barat. Kami selalu berusaha agar Tel Aviv punya tempat yang aman terhadap ancaman regional seperti, Iran dan pasukan proksinya," kata Austin.
Sementara itu, Gantz memuji dukungan AS kepada rezim Zionis dan mengatakan, kami melihat sejumlah tantangan di Asia Barat termasuk program nuklir Iran dan perlawanan terhadap ancaman seperti, Hamas.
Kedua pihak lebih lanjut menekankan perluasan kerja sama militer antara Washington dan Tel Aviv.
Pemerintah AS berkomitmen untuk mempersenjatai Israel dengan senjata yang paling canggih di dunia di bawah Undang-Undang Keunggulan Militer Kualitatif (QME). Rezim Zionis juga selalu menggunakan senjata itu untuk membunuh rakyat Palestina. (RM)
342/