Menurut Kantor Berita ABNA, Dikutip dari laman Farsnews, Kamis (20/5/2021), para penanda tangan surat tersebut memperingatkan tragedi kemanusiaan yang berpotensi terjadi di Gaza jika gencatan senjata tidak tercapai.
Mereka mendesak pemerintah Joe Biden untuk mengambil tindakan tegas mengakhiri kekerasan dan menekankan perlunya gencatan senjata segera antara rezim Zionis dan kelompok perlawanan Palestina di Gaza.
Biden saat ini berada di bawah tekanan dari Kongres, organisasi advokasi Muslim dan kelompok hak asasi manusia untuk secara terbuka menyerukan gencatan senjata antara rezim Zionis dan kelompok perlawanan Palestina.
Gedung Putih menyatakan pada hari Rabu bahwa Biden telah melakukan panggilan telepon keempat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan menyerukan penurunan ketegangan untuk menuju gencatan senjata.
Namun setelah pembicaraan tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa ia akan terus mengebom Gaza sampai tujuan rezim Zionis tercapai. (RM)
342/