Menurut Kantor Berita ABNA,Kami mendesak rezim Zionis segera mengakhiri sikap provokatif dan agresif ini yang menargetkan kebebasan beribadah rakyat Palestina dan status Masjid al-Aqsa selama bulan Ramadhan," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, Sabtu (8/5/2021) seperti dilaporkan IRIB.
"Kami mengundang mereka untuk menggunakan akalnya," tambahnya.
Sementara itu, juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin juga mengecam serangan tersebut dan mengatakan, aparat keamanan Zionis yang tidak menghormati tempat suci harus segera meninggalkan Masjid al-Aqsa.
Polisi Israel menyerang jemaah Palestina di dalam area Haram al-Sharif Masjid al-Aqsa pada Jumat malam, menggunakan granat setrum dan bom gas.
Sedikitnya 178 orang Palestina terluka dalam serangan di Masjid al-Aqsa, Bab al-'Amud di jantung kota Quds, dan lingkungan Sheikh Jarrah. (RM)
342/