Menurut Kantor Berita ABNA, The Jerusalem Post hari Minggu (24/1/2021) melaporkan, Eitan Na'eh menjabat sebagai kuasa usaha sampai duta besar tetap ditunjuk kementerian luar negeri Israel, menghadiri peresmian kedutaan Israel di Abu Dhabi.
Selama gedung permanen baru belum berdiri, kedutaan Israel akan dipimpin Eitan Na'eh dan berkantor di gedung sementara yang telah diresmikan kemarin.
Pembukaan kedutaan rezim Zionis di Abu Dhabi datang hanya beberapa hari setelah kedutaannya di Manama mulai beroperasi beberapa pekan lalu.
Pada saat yang bersamaan Dewan Kabinet Uni Emirat Arab (UEA) menyetujui pembukaan kedutaan negaranya di Tel Aviv.
Langkah UEA dan beberapa negara Arab lainnya yang menjalin normalisasi hubungan dengan rezim Zionis dipandang berbagai kalangan dunia Islam sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina.
342/