Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Javad Zarif dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Armenia, Ara Ayvazian hari Senin (28/12/2020) menyesalkan terjadinya perang baru-baru ini antara Armenia dan Republik Azerbaijan di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh, dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban yang terbunuh.
"Republik Islam Iran memandang perbatasan internasional yang telah ditetapkan tidak dapat diganggu gugat," ujar Zarif.
Menlu Iran menilai penyelesaian damai dari konflik Nagorno-Karabakh sebagai landasan bagi kerja sama multilateral di kawasan.
Zarif juga menyampaikan optimismenya mengenai perluasan kerja sama ekonomi antara sektor swasta Iran dan Armenia.
Menteri Luar Negeri Iran dan Armenia bertukar pandangan tentang perkembangan terbaru di kawasan dan kerja sama bilateral di berbagai sektor.
342/