Menurut Kantor Berita ABNA, Angka kematian akibat pandemi Corona di Eropa naik 40 persen di banding pekan lalu dan Pranci, Spanyol, Inggris, Belanda dan Rusia menempati posisi terbesar di korban Corona," papar Jubir WHO Margaret Harris Rabu (28/10/2020) dalam wawancaranya dengan BBC.
Seraya mengungkapkan kekhawatiran atas eskalasi kasus positif COVID-19 di Eropa, Harris memperingatkan, kapasitas rumah sakit di sejumlah negara Eropa cepat terisi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom seraya menyatakan kekhawatirannya atas peningkatan kasus positif Corona, meminta seluruh negara untuk tidak menyerah terhadap penyebaran wabah ini.
Peningkatan kasus Corona yang mengkhawatirkan selama beberapa pekan dan hari terakhir dinyatakan sebagai kondisi paling kritis di paruh terakhir abad ini di negara-negara Eropa dan berbagai pemerintah Eropa terpaksa mengambil langkah keras meski ada penentangan pejabat lokal dan rakyat, aksi demo dan bahkan bentrokan dengan aparat keamanan.
Data resmi menunjukkan bahwa sejak awal penyebaran Corona di benua Eropa, lebih dari 8.870.000 orang terpapar Corona dan di antara jumlah tersebut, lebih dari 255 ribu orang meninggal dunia serta lebih dari 3.548.000 lainnya dinyatakan sembuh. (MF)
342/