Menurut Kantor Berita ABNA, Faisal bin Farhan hari Selasa (27/10/2020) menyatakan bahwa kompromi Arab Saudi dengan rezim Zionis pada akhirnya akan terjadi.
"Perbedaan yang terkadang terjadi antara Riyadh dan Washington hanya kebetulan saja, karena hubungan bilateral ini tidak didasarkan pada hubungan pribadi tetapi pada kepentingan bersama," ujar Menlu Arab Saudi.
Menanggapi klaim Uni Emirat Arab (UEA) bahwa pembatalan rencana pendudukan Tepi Barat oleh rezim Zionis terjadi karena kesepakatan kompromi Abu Dhabi dengan Tel Aviv, Farhan mengklaim bahwa normalisasi hubungan dengan Israel akan membuka jalan bagi Palestina untuk bernegosiasi dengan Israel.
Menyusul upaya Presiden AS untuk memfasilitasi normalisasi hubungan antara beberapa negara dengan rezim Zionis, UEA, Bahrain, dan Sudan menyetujui normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel yang memicu penentangan keras dari umat Islam dan bangsa Palestina.(PH)
342/