Menurut Kantor Berita ABNA, para ilmuwan Iran yang bekerja di salah satu perusahaan berbasis sains negara ini, berhasil menguasai teknologi untuk memproduksi generasi ketiga Vaksin Corona berbasis virus Campak rekombinan yang sudah dilemahkan.
Teknologi ini sampai sekarang baru dikuasai oleh lima negara dunia, dan Iran masuk menjadi salah satunya.
Perusahaan berbasis sains Iran tersebut merupakan bagian dari holding company Badan Pelaksana Instruksi Imam Khomeini.
Vaksin ini sekarang masih pada tahap uji coba binatang, dan setelah mendapatkan izin untuk memasuki tahap uji coba manusia, ia akan diproduksi massal. (HS)
342/