Menurut Kantor Berita ABNA, Kelompok Barq yang berafiliasi dengan gerakan Jihad Islam Palestina hari Senin (12/10/2020) juga menyatakan akan melanjutkan pengiriman balon api ke wilayah pendudukan mulai besok, jika tawanan Palestina Maher al-Akhras tidak dibebaskan.
Unit yang berafiliasi dengan gerakan Jihad Islam ini menekankan bahwa ratusan balon api akan dikirim ke permukiman Zionis dalam beberapa jam mendatang.
Meskipun kondisi fisik Maher al-Akhras memburuk setelah mogok makan selama 77 hari, tapi pengadilan Zionis hari ini menentang pembebasannya segera.
Selama ini balon-balon api telah menyebabkan kebakaran di sebagian besar lahan pertanian rezim Zionis di sekitar Jalur Gaza yang menyebabkan kerusakan parah.(PH)
342/