Menurut Kantor Berita ABNA, Sebuah laporan militer menyebutkan, Washington menyetujui permintaan Uni Emirat Arab untuk mengirim jet tempur canggih F-35, tetapi versi aslinya yang dilengkapi kelebihan tidak bisa dilacak radar, dihilangkan dari pesawat tempur tersebut.
Gedung Putih beralasan langkah ini dilakukan untuk mempertahankan superioritas militer rezim Zionis di atas negara-negara Arab di kawasan Teluk Persia.
Menteri Urusan Perang Rezim Zionis, Benny Gantz mengunjungi Washington untuk membahas masalah penting tersebut.
Penghapusan fitur siluman ini bukan satu-satunya yang ingin dihilangkah dari jet tempur F-35 untuk UEA, karena fitur lainnya sedang dipertimbangkan untuk dihapus demi menghilangkan kekhawatiran rezim Zionis.
Sebelumnya, Ketua DPR AS Nancy Pelosi telah menyatakan keprihatinannya mengenai penjualan jet tempur generasi kelima F-35 ke UEA akan mengarah pada superioritas militer Abu Dhabi di atas Tel Aviv.(PH)
342/