Menurut Kantor Berita ABNA, menanggapi penghinaan media Perancis terhadap Nabi Muhammad Saw di dunia maya, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada hari Sabtu (12/09/2020) menulis, penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw sekali lagi menunjukkan permusuhan yang mengakar dari kubu arogan pelaku kejahatan dengan pembawa cinta dan kasih sayang Rasulullah ke seluruh dunia.
"Kaum Muslim di dunia dengan suara bulat akan mengutuk dosa yang tak terampuni dan keji ini dan membongkar persekongkolan musuh keadilan dan kemanusiaan," pungkas Ghalibaf.
Majalah Perancis Charlie Hebdo baru-baru ini menerbitkan ulang kartun kontroversial yang menghina tentang Nabi Muhammad Saw dalam tindakan yang kurang ajar.
342/