Menurut Kantor Berita ABNA, Sergey Shoigu, Minggu (6/9) dinihari menuturkan, Rusia sama sekali tidak tertarik untuk terlibat dalam persaingan senjata, tapi karena aksi tidak bersahabat yang dilakukan NATO, Moskow terpaksa meningkatkan kapasitas tempurnya.
Seperti ditulis Sputnik, Menhan Rusia menjelaskan, semua langkah yang secara khusus ditujukan untuk memperkuat pertahanan, secara komparatif jumlahnya terbatas, dan terkait dengan ancaman-ancaman militer modern. Kami tidak tertarik bersaing senjata, dan untuk menurunkan ketegangan, kami bermaksud melakukan transparasi selebar mungkin dalam aktivitas militer kami.
Sergey Shoigu menambahkan, NATO memberikan jawaban negatif atas usul Rusia untuk mengurangi manuver militernya, dan pejabat tinggi militer Rusia berulangkali mengusulkan agar segera dilakukan langkah bersama untuk mencegah situasi lebih buruk.
Menhan Rusia menegaskan, NATO baru-baru ini melakukan penerbangan mata-mata, dan organisasi itu sampai sekarang masih belum siap untuk memperkuat stabilitas kawasan, dan menjalin kerja sama konstruktif dengan Rusia. (HS)
342/