Menurut Kantor Berita ABNA, laman Kekayaan Intelektual Nasional Cina Senin (17/8/2020) di statemennya menyatakan, vaksin ad5-ncov diproduksi perusahaan farmasi CanSino.
Di statemen laman ini disebutkan, jika terjadi kembali penyebaran virus Corona di Cina, vaksin ini dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat.
Sementara itu, perusahaan farmasi CanSino di statemennya menyatakan hak paten produksi, efektivitas dan keamanan vaksin telah disetujui.
Virus Corona yang muncul pertama kali di Cina tahun lalu dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, sampai saat ini di Cina tercatat 84.756 kasus positif Corona dengan 4.637 kasus kematian.
Sementara itu, di dunia total kasus positif Corona mencapai 21.826.450 orang dengan 773.072 kasus kematian. (MF)
342/