Menurut Kantor Berita ABNA, John Bolton selama beberapa pekan terakhir membuat pusing Presiden AS Donald Trump dan seraya mengkritik pendekatan presiden serta lemahnya potensi Trump tetap berkuasa di Gedung Putih mengatakan, "Ia bukan sosok Republik Konservatif dan juga bukan Demokrat Liberal. Ia sekedar mengejar filosofi pribadi."
Mantan penasihat keamanan Gedung Putih ini kini memiliki hubunga sangat buruk dengan Trump dan terkait pilpres mendatang mengatakan, "Untuk pertama kalinya Saya memutuskan untuk tidak memilih kandidat dari kubu Republik."
Menurut Bolton, Trump tidak mengambil pelajaran apa bobot menjadi seorang presiden AS.
Di kondisi yang hanya tinggal empat bulan dari pilpres di Amerika Serikat, Trump dililit banyak kesulitan. Ketidakpuasan atas kepemimpinannya, bahkan merembet ke pendukungnya di kubu Republik. (MF)
342/