Menurut Kantor Berita ABNA, Jeffrey dalam pidato yang disampaikan di Middle East Institute hari Senin (22/6/2020) mengatakan bahwa Amerika Serikat saat ini tidak mengupayakan penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad dari jabatannya.
"Rakyat Suriahlah yang harus memutuskan siapa yang akan memimpin mereka," ujarnya.
Statemen Jeffrey mengemuka di saat pemerintah Amerika Serikat sebelumnya berulangkali menekankan perlunya menyingkirkan Assad dari pucuk kekuasaan di Suriah.
Presiden Bashar al-Assad memiliki peran penting dalam memerangi teroris yang didukung AS dan sekutunya di Suriah.
Krisis Suriah meletus 2011 dengan masuknya kelompok-kelompok teroris yang didukung Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah perimbangan kekuatan regional demi kepentingan rezim Zionis.
Militer Suriah yang didukung Iran dan Rusia berhasil menumpas sebagian besar kelompok teroris Daesh di negaranya, tapi sebagian kecil dari kelompok teroris ini masih beroperasi dengan dukungan sejumlah negara, termasuk AS.(PH)
342/