11 Juni 2020 - 14:58
Saudara Floyd Desak DPR Perangi Diskriminasi Etnis di AS

Saudara Georga Floyd, warga kulit hitam yang dibunuh polisi kulit putih Amerika menuntut langkah DPR melawan ketidakadilan dan diskriminasi etnis khususnya di sektor penerapan hukum negara ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, Seperti dilaporkan laman The Hill, Philonise Floyd Rabu (10/6/2020) saat hadir di DPR meminta komisi hukum DPR AS mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri ketidakadilan di sistem peradilan dan ketidaksetaraan rasial di Amerika Serikat.

Philonise Floyd di komisi ini menekankan pentingnya menjalankan keadilan terkait kasus pembunuhan saudaranya dan mengatakan, George sebelum terbunuh meminta bantuan, tapi permintaannya diabaikan dan ia terbunuh.

Saudara Floyd ini seraya mengisyaratkan pentingnya kehidupannya, warga kulit hitam dan bahkan George, menuntut perhatian atas permintaan dirinya, keluarganya dan tuntutan demonstran di seluruh jalan-jalan di dunia.

Sebelumnya, anggota keluarga George Floyd meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan penyidikan terkait pembunuhan Floyd.

Menyusul pembunuhan sadis Floyd di kota Minneapolis di tangan perwira polisi kulit putih, berbagai kota dan negara bagian Amerika terus dilanda gelombang protes anti rasisme dan kerusuhan di seluruh negara ini pasca pembunuhan Floyd semakin meningkat.

Aksi protes ini juga merembet ke negara-negara Eropa dan negara dunia lainnya seperti Kanada dan Argentina.

Di Amerika, polisi menggunakan metode brutal dan tak manusiawi untuk menumpas demonstran seperti melindas demonstran dengan kendaraan dan menembaki demonstran secara langsung. (MF)

342/