5 Oktober 2026 - 17:35
Pengakuan Kedokteran Modern: Anjuran Kesehatan Nabi Muhammad Saw Mendahului Ilmu Pengetahuan Masa Kini

Pada masa ketika ilmu kedokteran dengan berbagai peralatan paling canggih berupaya mencegah penyakit, sejumlah anjuran kesehatan Nabi Muhammad Saw kini disebut sebagai prinsip-prinsip dasar kesehatan masyarakat yang diajarkan di berbagai universitas terkemuka dunia.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Ilmu kedokteran abad ke-21, setelah melalui berabad-abad proses percobaan dan kesalahan, sampai pada kesimpulan bahwa pencegahan merupakan salah satu prinsip terpenting dalam menjaga kesehatan manusia. Prinsip inilah yang, menurut artikel ini, telah diajarkan Nabi Muhammad Saw kepada umat manusia sekitar empat belas abad lalu melalui berbagai anjuran kesehatan yang sederhana namun mendalam.

Mencuci tangan secara teratur, menghindari makan berlebihan, menjaga kebersihan mulut dan tubuh, bahkan melakukan karantina terhadap orang sakit, saat ini dikenal dalam literatur ilmiah sebagai bagian dari dasar-dasar kesehatan masyarakat.[1]

Nabi Muhammad Saw dalam sebuah hadis bersabda:

«النَّظَافَةُ مِنَ الْإِیمَانِ»
“Kebersihan merupakan bagian dari iman.”[2]

Sejumlah penelitian akademik menunjukkan bahwa mencuci tangan secara teratur dapat mengurangi penularan penyakit menular hingga 40 persen.[3] Kebiasaan ini, menurut artikel tersebut, juga dilatih melalui wudu sebagai ibadah yang dilakukan umat Islam setiap hari.

Demikian pula dengan puasa, yang dalam berbagai riwayat disebut memiliki manfaat bagi kesehatan. Dalam kedokteran modern, pola yang dikenal sebagai intermittent fasting dipelajari sebagai salah satu metode yang dapat berpengaruh terhadap penurunan inflamasi, pengaturan metabolisme, dan fungsi sistem kekebalan tubuh.[4]

Dalam perspektif Syiah, keselarasan antara wahyu dan ilmu pengetahuan ini tidak dipandang sebagai suatu kebetulan ataupun bentuk berlebihan, tetapi sebagai tanda hikmah Ilahi dalam kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad Saw serta keterhubungannya dengan sumber ilmu Ilahi.

Nabi Saw bersabda:

«المِعْدَةُ بَیْتُ کُلِّ دَاءٍ وَ الْحِمْیَةُ رَأْسُ کُلِّ دَوَاءٍ»
“Lambung adalah rumah bagi segala penyakit, dan menjaga pola makan merupakan pangkal dari setiap pengobatan.”[5]

Artikel tersebut menutup dengan pernyataan bahwa ilmu kedokteran masa kini mengungkapkan kembali kebenaran yang sama melalui bahasa laboratorium dan data statistik.

Catatan Kaki:

[1]. World Health Organization, Guidelines on Hand Hygiene in Health Care, WHO Press, 2009.

[2]. کلینی، محمد بن یعقوب، الکافی، ج 6، ص 442، دارالکتب الإسلامیة..

[3]. Curtis, V., & Cairncross, S. (2003). Effect of washing hands with soap on diarrhoea risk, The Lancet, Vol. 366.

[4]. Mattson, M. P., et al. (2017). Impact of intermittent fasting on health and disease processes, Ageing Research Reviews.

[5]. مجلسی، محمدباقر، بحارالأنوار، ج 59، ص 269، مؤسسه الوفاء.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha