Menurut Kantor Berita ABNA,berlanjutnya demonstrasi memprotes pembunuhan warga kulit hitam Amerika, George Floyd oleh polisi negara itu membuat Presiden Donald Trump marah, ia menuduh stasiun televisi CNN dan MSNBC berusaha memprovokasi para demonstran.
Unjuk rasa memprotes kekerasan dan diskriminasi rasial hari Sabtu (6/6) di kota Washington DC diikuti oleh puluhan ribu orang.
Presiden Amerika di akun Twitternya menulis, hari Sabtu (6/6) sekelompok orang yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan, berunjuk rasa di Washington. Pasukan garda nasional, dinas rahasia, dan kepolisian kota Washington DC bekerja sangat luar biasa, terimakasih untuk kalian. (HS)
342/