Menurut Kantor Berita ABNA, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo Kamis (28/05/2020) dini hari di akun Twitternya menulis, Amerika membatalkan pengecualian sanksi yang berkaitan dengan JCPOA dan menjatuhkan sanksi terhadap dua warga Iran yang memiliki hubungan dengan program nuklir.
Seperti dilaporkan IRNA, AEOI hari Kamis di statemennya menyatakan, upaya busuk dan langkah tak bijak para pengambil keputusan Gedung Putih mencantumkan nama dua ilmuwan nuklir Iran di list sanksi mengindikasikan berlanjutnya pendekatan permusuhan negara ini dalam menghadapi para pejuang yang membawa kemuliaan besar terhadap Iran.
Statemen ini menambahkan, melakukan tindakan seperti itu, yang bertentangan dengan prinsip dan standar hukum internasional dengan bangsa Iran malah akan memperkuat spirit ilmuwan dan periset Iran serta akan melemahkan posisi serta kedudukan musuh Iran di tingkat dunia.
Organisasi Energi Atom Iran menekankan, ilmuwan dan periset Iran khususnya para pejuang industri nuklir menganggap langkah tanpa batas seperti ini sebagai kegagalan musuh dan membuat mereka semakin bertekad melanjutkan perjuangannya untuk menjalankan kewajiban agama dan nasionalnya. (MF)