11 Mei 2020 - 11:07
Iran Kecam Pernyataan Menlu AS soal Perjanjian Nuklir

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Mousavi mengatakan AS adalah satu-satunya rezim pembangkang yang bangga atas pelanggarannya terhadap komitmen kesepakatan dan perjanjian internasional.

Menurut Kantor Berita ABNA, Hal ini disampaikan sebagai reaksi terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang mengklaim dunia sudah lebih aman setelah Washington meninggalkan perjanjian nuklir JCPOA.

"AS adalah satu-satunya rezim pembangkang yang tidak menerima tanggung jawab moral dan merasa bangga atas pelanggarannya terhadap perjanjian internasional," tulis Mousavi di akun Twitter-nya, Ahad (10/5/2020) malam, seperti dikutip laman Farsnews.

"Tanggal 8 Mei akan dikenang sebagai sebuah skandal abadi bagi pemerintah AS," tegasnya.

Presiden Donald Trump pada 8 Mei 2018, mengumumkan penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir JCPOA dan mengembalikan sanksi-sanksi terhadap Iran.

Tindakan Trump ini menuai kecaman di dalam negeri dan dunia internasional. (RM)

342/