Menurut Kantor Berita ABNA, Rapat tersebut menjadi istimewa karena Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei berpartisipasi dalam rapat ini melalui konferensi video.
Para gubernur dan anggota Badan Nasional Penanganan Virus Corona di tingkat provinsi di Republik Islam Iran juga berpartisipasi dalam rapat itu melalu konferensi video.
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dan para menteri kabinet hadir dalam rapat yang membicarakan tentang penangan virus Corona, COVID-19 di negara ini.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 85.064 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Sejak Jumat siang hingga hari ini (Sabtu siang), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.529 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 106.220 orang," kata Jahanpour, Sabtu, (9/5/2020) siang.
Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 48 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 6.486 orang. Sementara 2.696 pasien dalam kondisi kritis.
Virus Corona telah menyebar ke berbagai negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Sabtu pagi, 9 Mei 2020 telah mencapai 273.684 orang.
Lebih dari 3.922.496 orang terinfeksi COVID-19 dan 1.313.277 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
AS berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 1.279.546 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 76.706 dari mereka meninggal dunia.
Spanyol berada di urutan kedua. 222.857 warga negara ini tertular COVID-19, dan 26.299 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 217.185 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 30.206 dari mereka meninggal dunia.
Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Inggris, Rusia, Prancis, Jerman, Brazil, Turki, Iran dan Cina. (RA)